Sejarah Asal-usul Nama Dusun Bulu Dua, Desa Banga, Soppeng

Penulis di Lereng Bulu Dua

To The Point, SOPPENG
- Di sinilah aku lahir, pada hari Rabu, 21 Juli 1976 silam. Di sebuah dusun kecil yang bernama Bulu Dua terletak di wilayah Desa Banga, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. 

Nama Bulu Dua ini tidak muncul begitu saja, melainkan memiliki akar sejarah dan makna yang lekat dengan kondisi alam serta kehidupan masyarakat setempat sejak zaman dahulu.

 Arti Kata 

Dalam bahasa Bugis, “Bulu” berarti gunung, bukit, gundukan tanah, atau dataran tinggi kecil, sedangkan “Dua” berarti angka dua. Jadi secara harfiah, Bulu Dua bermakna “Dua Bukit” atau “Dua Gunung atau Dua Gundukan Tanah”.

 Asal Mula Penamaan

Menurut penuturan turun-temurun warga tua dan catatan sejarah lokal, sekitar abad ke-17 hingga ke-18, ketika wilayah ini mulai dibuka sebagai tempat pemukiman, terdapat dua buah bukit kecil yang berdampingan dan menjadi ciri paling menonjol di tengah hamparan dataran rendah. Kedua bukit ini menjadi tanda arah utama bagi pelancong, petani, dan pengembara yang melintasi jalur penghubung antara pusat Kerajaan Soppeng dan wilayah di sekitarnya. 

Karena menjadi penanda geografis yang paling mudah dikenali, masyarakat setempat kemudian menyebut daerah ini sebagai “Bulu Dua”, tempat yang memiliki dua bukit. 

Nama Bulu Dua itu terus dipertahankan hingga saat ini, meski telah melintasi masa dari waktu ke waktu, walaupun sebagian area di sekitarnya telah berubah menjadi areal perkebunan, pertanian dan permukiman, namun nama itu tetap lestari hingga kini.

 Bulu Dua Versi Lisan Rakyat

Ada pula cerita turun-temurun yang menyebutkan bahwa konon, pada masa awal pembukaan hutan, dua orang bersaudara, sebagai penghuni pertama yang mendiami wilayah ini mendirikan tempat tinggal di atas dua gundukan tanah yang berdampingan, yang letaknya berada di perbatasan Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Barru ini. 

Seiring berkembangnya pemukiman, daerah itu dikenal sebagai tempat kediaman dua keluarga pendiri, sehingga disebut Bulu Dua.

Kesimpulan 

Nama Bulu Dua lahir dari ciri alam aslinya, dengan keberadaan dua bukit kecil yang menjadi identitas wilayah tersebut. Nama ini terus dipakai dari generasi ke generasi, menjadi warisan budaya sekaligus penanda asal-usul tempat yang berada di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan itu. (ttp) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Unjuk Rasa PKL yang Digusur di Makassar

Ibu Ini Minta Ditemani Wartawan, Agar Proses Pencairan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Berjalan Lancar

Percepatan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong, Solusi Atasi Kemacetan Pintu Selatan Makassar