Pesona Permandian Bulu Dua Desa Banga Soppeng, Hasil Pembangunan Pemerintah Daerah
Kolam permandian yang ada di Bulu Dua ini, awalnya hanya berupa pancuran air yang terbuat dari batang bambu. Kemudian oleh pemerintah setempat dirancang dan dibangun secara terstruktur menjadi kolam, dengan memanfaatkan sumber mata air pegunungan yang jernih dan mengalir sepanjang tahun.
Pembangunan dilakukan dengan tetap menjaga keasrian lingkungan sekitar, dikelilingi pepohonan rindang yang menciptakan suasana sejuk dan nyaman.
"Awalnya hanya sumber air alami, kemudian pemerintah kabupaten berinisiatif membangun kolam penampungan yang rapi, pembatasan, serta fasilitas pendukung agar aman dan nyaman dikunjungi semua kalangan, mulai anak-anak hingga dewasa," ungkapnya, Kamis (18/6/2026).
Kolam ini memiliki kedalaman bertingkat: bagian dangkal untuk anak-anak dan bagian yang lebih dalam untuk orang dewasa. Airnya selalu bersih dan segar karena terus mengalir dari sumbernya, tidak pernah tergenang dan kering meski saat musim kemarau.
Untuk menjangkau kolam permandian ini, dapat ditempuh dengan kendaraan darat dari kota Makassar sejauh 140 km, sementara jarak ke kota Watan Soppeng sekitar 15 km.
Seiring selesainya pembangunan, pemerintah daerah juga melengkapinya dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti: kamar ganti, toilet bersih, tempat parkir, gazebo untuk beristirahat, serta akses jalan yang diperbaiki agar mudah dijangkau kendaraan. Warga sekitar juga diberi kesempatan membuka usaha kuliner dan jasa sewa peralatan renang.
Warga sekitar menyambut baik keberadaan fasilitas ini, karena dapat meningkatkan perekonomian mereka, terutama di waktu-waktu tertentu saat ramai pengunjung,yang biasanya saat libur sekolah, atau saat menjelang pergantian tahun.
"Tempatnya rapi, airnya sejuk, dan aman untuk keluarga. Berkat dibangun pemerintah, tempat ini menjadi layak dikunjungi dan terawat dengan baik," ujar Nur Alam, salah seorang pengunjung asal Makassar.
Untuk menikmati keindahan alam dan kesejukan air pegunungan di permandian Bulu Dua ini, pengunjung tidak dikenakan pembayaran alias gratis. Hanya saja dihimbau kepada setiap pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dan ketertiban. Pemerintah daerah berencana menambah fasilitas lain di tahap berikutnya agar daya tariknya semakin meningkat.(ttp)


Komentar
Posting Komentar