Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UNM Berlangsung Tertib Hingga Malam

Macet akibat Demontrasi
To The Point, MAKASSAR – Ratusan mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi unjuk rasa damai yang berlangsung hingga malam hari, Rabu (17/6/2026). Aksi dimulai siang hari di depan gerbang kampus dan berlanjut dengan diskusi tertib hingga pukul 20.30 WITA.
Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebijakan pendidikan, kesejahteraan kampus, dan perhatian terhadap kondisi sosial di masyarakat. Mereka menegaskan bahwa aksi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hak demokrasi yang dijamin undang-undang.
"Kami hadir bukan untuk membuat keributan, melainkan menyampaikan suara yang perlu didengar. Kami siap berdialog dengan pihak manajemen kampus maupun pemerintah untuk mencari solusi terbaik," ujar koordinator aksi dalam orasinya.
Keamanan dan ketertiban selama aksi tetap terjaga. Petugas kepolisian dari Polrestabes Makassar bersama relawan keamanan masyarakat Bankompol Kamtibmas terlihat memantau situasi dari jarak dekat tanpa mengganggu jalannya penyampaian aspirasi.
Salah seorang personil Bankompol cabang Makassar,Ilham A Gani, dengan nomor identitas 909 melaporkan kondisi melalui alat komunikasi genggam (HT).
"Izin melaporkan situasi unjuk rasa di jalan AP.Pettarani,depan menara Phinisi, berlangsung aman dan terkendali. Massa menyampaikan pendapat dengan tertib, tidak ada tindakan anarkis yang terlihat."lapor Ilham.
Menjelang malam, perwakilan mahasiswa akhirnya diterima oleh jajaran pimpinan universitas untuk melakukan pertemuan tertutup. Setelah mencapai kesepahaman untuk melanjutkan dialog secara resmi, massa secara bertahap membubarkan diri dengan tertib.
Pihak kepolisian mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus telah menyatakan akan membahas poin-poin aspirasi mahasiswa dan menyampaikan tanggapan resmi dalam waktu dekat.
Beberapa hari ini, sejumlah titik di kota Makassar diwarnai aksi unjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat. Selain Mahasiswa, para pedagang kaki lima juga turun ke jalan, menggelar aksi menolak penggusuran lapak PKL yang dilakukan pemerintah kota Makassar, dengan alasan penataan kota. (ttp)
Komentar
Posting Komentar